• Cerita Terkini

    Senin, 06 Juni 2016

    HIDUP ADALAH PERJALANAN



    Aku hanyalah seorang perempuan yang terlahir dengan keterbatasan. Sebagai anak sulung aku harus menjadi contoh yang baik untuk adik - adik ku , sejak aku masih duduk di bangku SD  ayah selalu bilang aku harus bisa melawan keterbatasan yang membatasi ruang gerakmu, karena Allah pasti punya rahasia indah untuk mu. hari demi hari ,minggu demi minggu , tahun demi tahun terus di lalui, dan sampai akhirnya aku mampu seperti yang ayah harapkan, aku manjadi anak yang mandiri, yang tidak bergantung pada orang lain,

    Saat aku masih duduk di bangku sekolah aku sering mendapat ejekan, cemoohan dari orang - orang di sekitarku, bahkan dari saudaraku sendiri, banyak orang bilang , untuk apa anak cacat di pelihara, di sekolahkan tinggi - tinggi, tidak ada gunanya, terkadang itu semua membuatku putus asa, membuatku minder, membuatku menutup diri, tapi Ayah dan mamah tak henti - hentinya memberikan semangat dukungan dan motivasi agar aku bisa membuktikan kepada orang - orang bahwa aku mampu melakukan hal yang mungkin menurut orang lain itu hal yang sangat mustahil untuk aku lakukan.

    2008 Menjadi mahasiswa psikologi ......
    Setelah selesai dari SMA, ayahku menyuruhku untuk llanjut ke perguruan tinggi, saat itu aku diantar ayah untuk mendaftar ke sebuah perguruan tinggi di kabupaten banyumas sebut saja "UMP" (Universitas Muhammadiyah Purwokerto), Pertama kalinya aku keluar dari desa tempat aku dilahirkan dan dibesarkan, Saat itu ayah menyarankan aku untuk mendaftar menjadi mahasiswa PGSD (Pendidikan Guru Sekolah Dasar) tapi saat tes interview aku tidak lulus , dan ada alternatif lain pilihan jurusan Matematika, dan Psikologi, pilihanku jatuh pada jurusan psikologi, karena aku pensaran tentang "PSIKOLOGI" .   Aku belum punya teman, aku juga tidak ada keluarga yang dekat di  daerah situ, aku pun sempat bingung, tinggal di mana, terus berteman dengan siapa, aku pun takut aku takut tidak punya teman, aku takut di ejek seperti saat aku masih di daerah sendiri, tapi Alhamdulillah  Allah selalu mempermudah jalanku , mereka yang di foto adalah teman - temanku saat pertama menjadi Mahasiswa Psikologi ..
    4 tahun 3 bulan aku menempuh pendidikan S1 psikologi banyak cerita suka duka bersama mereka teman seperjuangan , kalian adalah pengganti orang tuaku saat aku sedih, saat aku senang ,
    tri nurchasanah dan endang kurniawati
    senyum mereka saat hari bahagiaku
    terimakasih YA ALLAH, terimakasih teman - teman sudah membantuku menyelesaikan studyku , terimakasih ayah mamah atas semua peruangan, pengorbanan kalian sampai aku menjadi yang seperti sekarang ini, terimakasih adik - adiku yang mau mengalah berbagi dengan ku saat ayah dan mamah lebih mementingkan kebutuhan dan keperluanku. Maafkan mba yu mu yang belum bisa buat kalian bahagia. :(
    mba mu hanya bisa berdo'a semoga kalian menjadi orang yang lebih sukses dari aku, lebih baik dari aku, teruslah menjadi adik kebanggaannku aamin ...

    Tasikmalaya, Mei 2013


    Setelah selesai studi di purwokerto aku melanjutkan perjalanan hidupku, aku pergi kesebuah kota di jawa barat yah kota "Tasikmalaya" disinilah tempatku  belajar di universitas kehidupan, disinilah aku di bukakan mata bahwa diluar sana masih banyak yang lebih menderita dari hidupku selama ini, disinilah awalku belajar tentang ABK, (Anak Berkebutuhan Khusus)
    dan setelah tau tentang macam Anak berkebutuhan khusus ternyata aku termasuk di dalamnya yaitu gangguan perkembangan aku menderita CP "Cerebral Palsy" yaitu  gangguan yang mempengaruhi gerak, keseimbangan dan postur tubuh disebabkan oleh cedera otak atau kurangnya asupan oksigen ke otak saat proses kelahiran, sehingga mengakibatkan perkembangan abnormal pada kendali otot dan gerakan.
    gangguan gerakan, otot, atau postur yang disebabkan oleh cedera atau perkembangan abnormal di otak, paling sering terjadi sebelum kelahiran. Tanda dan gejala muncul selama masa bayi atau prasekolah. Secara umum, cerebral palsy menyebabkan gangguan gerakan yang terkait dengan refleks berlebihan atau kekakuan, postur tubuh yang abnormal, gerakan tak terkendali, kegoyangan saat berjalan, atau beberapa kombinasi dari gangguan tersebut. Efek cerebral palsy pada kemampuan fungsional sangat bervariasi.
    Orang dengan cerebral palsy sering memiliki kondisi lain yang berkaitan dengan kelainan perkembangan otak, seperti cacat intelektual, masalah penglihatan dan pendengaran, atau kejang. Sebuah spektrum yang luas dari perawatan dapat membantu mengurangi efek cerebral palsy dan meningkatkan kemampuan fungsional seseorang. 
    dikutip dari buku assesment untuk anak berkebutuhan khusus. Setelah tau tentang CP , aku pun penasaran dan aku bertanya apakah aku saat masih kecil mengalami gejala CP , dan ayahpun bercerita bagaimana tentang kondisiku pada waktu kecil, aku mengalami sakit demam tinggi dan juga kejang yang mengakibatkan gangguan pada anggota tubuh ku bagian kiri
    Dulu sebelum diterapi tubuhku mengalami kelumpuhan , hanya mata yang dapat bergerak, orang dulu mengatakan aku kena kutukan dan tidak dapat disembuhkan, tapi Ayah tidak pernah putus asa dan terus mencarikan obat untuk kesembuhanku, dan Alhmdulillah ayah menemukan terapi tradisional aku di pijit sampai akhirnya aku dapat berjalan, tepat usiaku 6 tahun akupun di daftarkan ke sekolah dasar  umum, setiap hari mamah melatihku untuk belajar menulis, membaca, mencuci baju , mencuci piring beres beres rumah dan lain - lain yang itu semua bertujuan agar aku tidak  bergantung pada orang lain, kata mamah tidak selamanya orang tua ada dan selalu membantumu terus" kamu harus bisa mandiri.  dan Alhmdulillah aku pun bisa mengurus diri sendiri dengan baik , terimakasih mamah .........

    Ketika aku berada di Tasikmalaya inilah aku belajar dan memahami tentang ilmu kehidupan, belajar mengelola keuangan, belajar menjadi seorang kaka, dan seorang ibu bagi anak - anak di Yayasan, sebagai adik yang melayani kakanya , itulah peranku di yayasan itu. Selain itu aku pun belajar tentang berorganisasi, belajar public speaking, belajar tentang bekerjasama dalam sebuah tim , suka duka dilewati bersama teman -teman kaka - kaka dan adik- adikku disana satu tahun 5 bulan aku bekerja tanpa gaji hanya dikasih uang makan satu hari 10.000 rupiah, aku tau bagaimana kondisi yayasan saat itu, jangaankan untuk gaji karyawan untuk operasional kegiatan sehari - hari saja kesulitan, Mereka hanya punya impian dan keinginan untuk membantu anak - anak yang kurang beruntung dan kurang mampu untuk berobat ke dokter ataupun rumah sakit. Saat itu hatiku pun terketuk aku pun ingin membantu mereka, dengan segala keterbatasan ku , dan juga keterbatasan yayasan , kami berhasil menolong anak - anak itu untuk belajar, dan ada satu anak yang akhirnya dapat bantuan dari pemerintah untuk dapat sekolaah di sekolah umum seperti anak normal. aku merasa puas dapat bertahan dan dapat membantu mereka. Disisi lain aku senang disisi lain aku pun sedih  aku jalani dengan sabar meskipun aku sering menangis apalagi ketika aku pulang ke rumah saat hari raya aku tidak bisa memberikan apa - apa untuk adik -adikku untuk keluargaku  nelangsa (sedih) rasanya  satu tahun bekerja tapi tanpa upah , mau pulang saja minta dijemput ayah, karena tidak punya ongkos untuk pulang,Setelah 1 tahun lebih  aku bertahan di yayasan itu aku barulah aku berfikir bagaimana aku bisa membantu mereka sedangkan diriku sendiri kesusahan, ,, Aku dan teman - teman yayasan terus berusaha mencari bantuan dari donatur donatur dan darri masyarakat sekitar, sampai akhirnya aku berkenalan dengan seorang ibu yang juga mempunyai yayasan hanya bedanya si ibu ini membuka lembaga pendidikan / sekolah ,, sedangkan yayasanku hanya lembaga keterapisan, saat itu kaka ketua yayasan bertemu dengan si ibu dan mereka memutuskan untuk bergabung dan membentuk lembaga baru, awaalnya
    berjejer dengan si ibu x

    Semua berjalan baik - baik saja, ditengah perjalanan aku mendengar bahwa si ibu ikut mencalonkan diri  menjadi anggota legislatifn, aku merasa kalau si ibu hanya memanfaatkan kaka dan team diyayasanku karena saat itu siibu tidak memiliki team untuk menjadi relawan kampanye pencalegan nya, tetapi si kaka tidak percaya  akupun mengalah sampai akhirnya kekhawatiranku terbukti. Saat itu kaka membuat proposal untuk bantuan anak jalanan dan anak yatim piatu juga anak berkebutuhan khusus , ke provinsi jawa barat dan berhasil gol/ cair bantuan itu, tapi cerobohnya kaka terlalu percaya pada si ibu itu yang akhirnya  uang bantuan itu di  gunakan oleh si ibu untuk modal kampaye dan akhirnya mengakibatkan masalah baru ,, aku yang tidak tau menau tentang uang itu pun ikut terkena masalah aku ikut di teror oleh orang - orang   yang ada kaitannya dengan bantuan itu ,setelah berfikir panjang dan hasil rundingan dari temen -temen team akhirnya kita putuskan untuk membubarkan diri aku pun mengundurkan diri dari yayasan itu. dan kembali ke rumah,,

    ini adalah kenangan ku bersama anak -anak tasikmalaya


    penyandang downsyndrom 
    lumpuh total akibat gempa bummi 
    down syndrom dan tunagrarita 





    penyandang mikrosepalus ( gangguan pada otak ) 

    cerebral palsy  (gangguan tubuh bagian kiri )


    aku bersama anak jalanan